20 Bumbu Rempah Tradisional Indonesia yang Wajib Kamu Ketahui

Buat kalian yang suka memasak masakan Indonesia, penting sekali untuk tahu nama-nama bumbu rempah yang sering dipakai dalam masakan Indonesia, dan buat kalian yang ada di luar negeri serta ingin tahu nama bahasa Inggrisnya, berikut ini ada daftarnya, manfaatnya dan biasanya dipakai dalam masakan apa saja serta cara menyimpannya.

Mungkin ada beberapa dari kalian yang ingin mulai belajar memasak masakan Indonesia dan tidak tahu atau bahkan tidak pernah melihat bentuk bumbu rempah yang tertulis di dalam resep. So, daripada salah beli atau tidak tahu harus beli yang bagaimana, yuk kita pelajari seperti apa bumbu rempah yang biasa dipakai dalam masakan Indonesia.

Silahkan simpan daftar bumbu rempah tradisional Indonesia ini atau share ke teman-teman kalian yang senang memasak.

1. Daun Salam (Bay Leaves)

Di Indonesia bisa ditemui daun salam dalam bentuk segar dan kering, baik segar maupun kering tetap bisa menghasilkan aroma yang wangi pada masakan. Biasanya daun salam diperlukan dalam hampir semua masakan Indonesia seperti sup, rendang, semur, dan berbagai masakan lainnya.

Fresh Bay Leaf

Penyimpanan daun salam ini bisa di dalam kulkas dalam toples rapat atau dikeringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Untuk kalian yang tinggal di luar negeri, bisa membeli daun salam kering saat berkunjung di Indonesia. dan membawanya untuk disimpan di negara tempat tinggal kalian. Penggunaan daun yang kering tetap akan menghasilkan aroma yang sedap pada masakan.

Daun Salam Kering

Bahkan daun salam ini bisa digunakan untuk pencegahan beberapa jenis penyakit. Jika dikonsumsi setiap hari akan membantu mengurangi geja penyakit diabetes dan jantung. Masih banyak manfaat lainnya dari daun salam yang tidak saya sebutkan disini. Karena kali ini hanya cerita tentang rempah Indonesia.

2. Ketumbar (Coriander Seeds)

Ketumbar

Ketumbar ini bisa dijumpai dalam bentuk bubuk dan biji. Keduanya sama manfaat maupun fungsinya. Kalau mau praktis, tentunya beli yang bubuk. Tapi ada yang masih mau menggunakan bentuk biji karena dianggap lebih wangi.

Bentuk bijinya mirip dengan bentuk biji lada, tapi dia ada sedikit ekor kecilnya. Di  Amerika juga dikenal sebagai Cilantro.

Dalam masakan seperti soto, sop, maupun rendang, ketumbar suka ditambahkan untuk menambah wangi dan rasa. Selain itu, manfaat dari ketumbar ini juga untuk kesehatan pencernaan. Sekarang sudah ada bubuk ketumbar untuk penggunaan yang lebih praktis lagi, jadi tidak perlu menggerus biji ketumbar dulu sebelum memasak.

bubuk ketumbar

3. Serai (Lemongrass)

Serai juga menambahkan wangi dan rasa unik pada masakan. Masakan Bali banyak menggunakan serai di dalamnya.

Serai terdiri dari 2 jenis, ada yang namanya serai merah dan juga serai sayur. Serai merah bentuknya lebih besar, biasanya 3 kali lipat dari serai sayur. Serai merah di ujungnya ada sedikit hijau kemerahan. Serah merah digunakan untuk pengobatan sedangkan serai sayur untuk memasak. Serai sayur lebih kecil dan harumnya lebih menyengat. Sering digunakan dalam masakan Indonesia.

Serai sayur

Serai merah banyak digunakan orang untuk pencegahan kanker, anti inflamasi, anti septik, mengobati arthritis, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol, dan banyak manfaat lainnya. Biasanya serai merah ini digeprek, dimasak dengan air banyak, boleh tambahkan madu saat mau diminum. Hasil air masakan serai merah ini bisa disimpan dalam kulkas.

Jika dikombinasi dengan jahe, bisa membantu menyembuhkan masuk angin, menghangatkan tubuh, membantu meningkatkan metabolisme.

serai wangi

4. Lengkuas (Galangal)

Lengkuas merah

Lengkuas banyak digunakan dalam masakan Indonesia, hanya perlu dibersihkan, digeprek, wanginya langsung menambah sedap masakan. Coba tengok masakan seperti rendang, soto Betawi, kari ayam, pasti ada lengkuas di dalam resepnya. Tanpa lengkuas masakannya jadi kurang sedap.

Selain untuk menambah sedap, lengkuas ini juga bisa membantu mencegah penyakit kanker, juga menghentikan diare, meringankan gejala penyakit asma, dan mengobati luka bakar.

Buat kalian yang tinggal di luar Indonesia dan kesulitan mendapatkan lengkuas dalam bentuk fresh seperti foto di atas, boleh membeli lengkuas dalam bentuk bubuk. Selain penyimpanan mudah, juga bisa tahan lama. Walaupun dalam bentuk bubuk kering, tidak mengurangi rasa dan aromanya.

lengkuas bubuk

 

5. Kemiri (Candle Nuts)

Kemiri sebelum digunakan boleh dibakar dulu untuk lebih mengeluarkan aromanya, dipanggang di atas kuali tanpa minyak, sebentar saja.

Kemiri bisa diambil ekstrak minyaknya dan digunakan untuk perawatan rambut supaya rambut mengkilat, menumbuhkan rambut yang sudah botak, menghitamkan rambut, melembabkan rambut dan lain-lain. Tentu tidak bisa instant ya, harus rutin pemakaiannya dan rajin memijit-mijit di kulit kepala.

kemiri

Sekarang dengan teknologi modern, kemiri bisa disimpan berupa bubuk sehingga mudah penyimpanannya dan bisa dibawa ke luar negeri untuk mengobati rasa kangen terhadap masakan Indonesia.

Masakan Indonesia yang banyak menggunakan kemiri seperti soto ayam, soto Betawi, laksa, dan lainnya. Rasa yang khas pada kemiri membuatnya susah untuk diabaikan dalam resep masakan Indonesia.

6. Kunyit (Turmeric)

Kunyit adalah rempah Indonesia yang paling sering digunakan pada masakan seperti soto, kari, rendang. Selain cita rasa dan warna yang khas pada kunyit, manfaat kunyit untuk kesehatan juga banyak sekali.

Kunyit

Kunyit ada yang berwarna kuning dan juga berwarna putih. Kunyit sudah banyak dipercaya sebagai obat penyakit kanker, penyakit pencernaan, antibiotik alami. Kunyit putih bisa langsung digunakan tanpa dimasak. Hanya perlu dibersihkan, diparut dan diminum air perasannya.

Bubuk kunyit sudah dapat diperoleh di banyak supermarket di Indonesia. Penggunaannya sangat praktis dan tidak mengotori tangan. Hati-hati kalau memasak dengan bahan kunyit ini, jika kena baju tidak bisa hilang nodanya.

7. Cengkeh (Cloves)

Cengkeh biasa dipakai dalam resep-resep sup masakan Indonesia. Dengan aromanya yang khas, cengkeh ini bisa menambah wangi sedap masakan kalian. Selain itu, cengkeh ini dulu suka digunakan untuk penghias nastar. Setelah dimakan, cengkeh penghiasnya dibuang tentunya.

Cengkeh

Cengkeh juga bisa ditemui dalam bentuk bubuk ataupun minyak. Bentuk bubuk untuk masakan tentunya lebih praktis kalau untuk kalian yang tinggal di luar Indonesia.

 

8. Jahe (Ginger)

Jahe di Indonesia ada jahe merah dan jahe biasa yang dipakai pada masakan. Jahe merah dipakai untuk pengobatan penyakit secara tradisional. Kedua jenis jahe ini bisa dengan mudah diperoleh di pasar-pasar tradisional maupun pasar swalayan. Aroma jahe lebih keluar lagi jika digeprek dulu sebelum dimasak. Jahe merah rasanya lebih kuat daripada jahe biasa, terasa lebih pedas dan hangat.

jahe merah

Jahe pada masakan untuk mengurangi bau amis pada daging ataupun ikan dan menambah citarasa masakannya.

Untuk penggunaan praktis, sudah ada jahe bubuk yang bisa dibeli di pasar tradisional maupun keluaran pabrik besar.

9. Pala (Nutmeg)

Pala memiliki bau dan rasa yang khas yang sulit digantikan oleh rempah lain. Dulu bangsa Eropa menjajah Indonesia karena mau menguasai hasil bumi di Indonesia termasuk rempah pala ini.

Bentuk pala yang fresh bulat, harus dipotong ditengahnya, digeprek atau diparut dan dimasukkan ke dalam masakan. Untuk praktisnya bisa memakai pala dalam bentuk bubuk. Hasil masakan akan terasa sama. Pala

 

10. Kapulaga (Cardamom)

Kapulaga bentuknya seperti kuntum bunga, warnanya putih, dan ringan. Biasa dijual dalam kemasan kantong ataupun dalam bentuk bubuk.

kapulaga

11. Bunga lawang/pekak (Star Anise)

Sebutannya Bunga Lawang atau Pekak. Banyak digunakan pada masakan Indonesia, masakan Chinese dan masakan India. Wanginya khas sekali dan sangat eksotis. Bentuknya seperti bintang, ada biji kecil di dalamnya. Warnanya coklat. Pekak juga bisa dibeli dalam bentuk bubuk untuk penggunaan dan penyimpanan lebih praktis.

bunga lawang

12. Asam jawa (Tamarind)

Asam jawa banyak dipakai untuk memberikan rasa asam yang menyegarkan di dalam sayur asem, masakan sup, atau semur.

asam jawa

Biasanya dijual dalam kemasan plastik dan berbentuk kotak. Cara pemakaiannya ambil sesuai yang dibutuhkan diremas-remas dengan air hangat sampai daging asamnya lepas dari bijinya.

14. Asam kandis (Dried Yellow Mangosteen)

Bentuknya seperti buah yang dikeringkan, hitam warnanya dan bulat gepeng mengkerut. Banyak digunakan dalam masakan tradisional dan mengeluarkan cita rasa yang khas. Dijual dalam bentuk kering, mudah disimpan sampai kapanpun.

Asam Kandis

15. Kluwak (Pangium Edule)

Kluwak bentuknya seperti batu, dan jika dipecahkan di dalamnya ada lapisan daging berwarna hitam pekat. Kluwak ini jika mentah mengandung racun hidrogen sianida yang berbahaya. Berikut ini cara mengolahnya.

Cuci biji kluwak sampai bersih dan rebus selama 1 jam. Setelah itu simpan dalam wadah tertutup dengan dialasi abu di dasar wadah. Tutup kluwak dengan lapisan abu, biarkan selama 15 hari lalu cuci sampai bersih, dan aman digunakan.

Kluwak yang baik adalah kluwak yang kering dan terasa berat isinya. Jangan menyimpan kluwak di tempat lembab.

Kluwak banyak digunakan pada masakan rawon, sop konrodan brongkos.

Kluwak

16. Kencur (Cutcherry)

KencurCara memakai kencur adalah dengan dipotong, dicincang atau diparut. Ini bentuk kencur yang segar. Tapi jika ingin yang serba praktis, bisa cari kencur yang berbentuk bubuk. Rasa yang dikeluarkan akan sama.

Kencur juga bisa dipakai untuk pengobatan radang tenggorokan. Khasiatnya sebagai antibiotik alami memang sudah diakui di Indonesia. Banyak yang baru mulai merasakan gejala radang tenggorokan dan dengan mengunyah kencur ini beberapa kali dalam sehari bisa sembuh dengan cepat.

17.Jinten (Cumin Seeds)

Bentuknya seperti beras panjang kecil dan ringan. Jinten ini memiliki aroma khas yang pedas, panas, dan memberi rasa sedap pada masakan. Masakan Indonesia yang memakai jinten ada di kari, opor ayam, gulai. Jinten ini juga membantu meredakan sakit perut dan bersifat antiseptik juga. Dijual dalam bentuk kering seperti di foto atau bubuk.

Jinten

18. Kayu Manis (Cinnamon)

Kayu Manis di dunia ini terbagi atas 2 jenis yaitu Cassia Cinnamon dan Ceylon Cinnamon. Yang biasa ditemui di pasaran adalah Cassia Cinnamon. Kayu Manis Cassia ini berbentuk gulungan keras seperti kayu, bisa ditumbuk sampai jadi bubuk atau digunakan begitu saja dalam masakan. Cita rasanya yang khas membuat kayu manis ini sering digunakan dalam makanan atau baking.Kejelekan dari Cassia Cinnamon ini adalah dia mengandung unsur coumarin yang cukup tinggi, yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak malah membahayakan kesehatan. Aroma kayu manis Cassia ini lebih kuat daripada Ceylon Cinnamon.

Kayu Manis

Cassia Cinnamon

Ceylon Cinnamon bentuknya juga seperti gulungan kayu tapi lebih rapuh, lebih mudah dihancurkan, dan memiliki unsur coumarin dalam jumlah sedikit, jauh lebih sedikit daripada Cassia Cinnamon.

Ceylon Cinnamon

Ceylon Cinnamon

Kedua jenis kayu manis ini membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Untuk lebih jelasnya, saya akan bahas di artikel yang lain ya.

19. Daun Jeruk (Lime Leaves)

 

Daun JerukDaun jeruk digunakan pada masakan Indonesia untuk memberi rasa harum segar dan menghilangkan bau amis pada masakan seperti ikan, daging. Cara memakainya hanya dengan merobek-robek daunnya dan masukkan ke dalam masakan.

20. Daun Kunyit (Turmeric Leaves)

Daun Kunyit

Daun Kunyit bentuknya panjang lembut. Cara memakainya hanya perlu  robek-robek daunnya dan masukkan ke dalam masakan. Daun kunyit ini memberi rasa harum pada masakan dan juga menghilangkan bau amis.

 

Tentunya tidak lupa di dalam resep masakan Indonesia yang paling sering digunakan adalah bawang merah, bawang putih, juga bawang bombay di beberapa masakan tertentu. Garam dan merica tidak mungkin tidak ada. Kalian bisa menggunakan garam laut (sea salt) untuk masakan yang lebih sehat bergizi dan merica bubuk asli.

Selain bumbu rempah yang sudah disebutkan di atas, masakan Indonesia juga banyak menggunakan santan, bawang merah, bawang putih, bawang bombay.