Tahukah kamu kalau masalah kulit, alergi terhadap makanan tertentu, sembelit, nyeri di persendian, penyakit autoimun berasal dari satu sumber yang sama? Pernah mendengar yang namanya Leaky Gut Syndrome? Kedengarannya seram ya, tapi kalau diketahui secara dini, kita bisa memperbaikinya dengan pola makan dan makanan yang kita konsumsi. Mari pelajari.

Saya terus mencari sumber gangguan kesehatan yang saya alami. Mulai dari sakit perut, masalah kulit, autoimun, dan lainnya. Banyak literatur yang mengarahkan saya ke sindrom usus bocor (leaky gut syndrome) ini.

Bahkan dulu, Hippocrates pernah mengatakan bahwa semua penyakit bersumber dari kondisi perut (gut). Sekarang ini masalah pencernaan menjadi masalah yang dominan pada populasi dunia. Semua berasal dari makanan yang kita makan.

Apakah Itu Leaky Gut?

Leaky Gut Syndrome adalah kondisi dimana dinding usus kita berlubang-lubang sehingga sering juga disebut kebocoran yang akhirnya membuat beberapa olahan makanan, bakteri, dan berbagai macam yang melewati usus kita keluar dan masuk ke dalam jaringan darah. Hal ini berbahaya sekali untuk kesehatan kita dan biasanya, perlahan tapi pasti akan merusak banyak sistim organ tubuh kita.

Coba bayangkan perut kita adalah rumah, dan usus kita adalah dinding yang menjaga supaya tamu dari luar yang tidak diinginkan masuk ke bagian dalam rumah. Dalam keadaan normal, dindingnya berfungsi sebagaimana mestinya dan menjaga dari bakteri, racun, partikel makanan yang tidak dicerna supaya tidak masuk ke dalam jaringan darah.

Pada saat bocor (leaky gut), seolah-olah dindingnya retak bahkan sampai bolong dan orang yang tidak diinginkan bisa saja masuk ke dalam dengan mudah. Sehingga dengan masuknya hal-hal yang tidak diinginkan dari luar ke dalam, banyak hal yang tidak semestinya terjadi dalam sistim di dalam rumah kita.

Bahayanya Untuk Kesehatan Kita

Jika leaky gut terjadi, tubuh kita akan secara otomatis menyalakan ‘alarm’ yang memberitahu sistim imun tubuh bahwa ada benda asing masuk ke dalam tubuh.

Saat alarm sudah berbunyi, sistim imun kita akan dengan agresif menyerang benda asing ini. Ini adalah respon imun kita secara otomatis. Meskipun respon imun kita ini tujuannya baik yaitu melindungi kita, tapi setiap kali hal ini terjadi, tubuh kita mengalami radang/inflamasi.

Radang kronis adalah salah satu bahaya yang bisa kita alami jika memiliki kondisi leaky gut ini. Tubuh kita tidak lagi dapat memperbaiki dan menyembuhkan diri sendiri, dan akhirnya setelah sekian lama berbagai penyakit berdatangan seperti penyakit jantung, diabetes, osteoarthritis, radang pencernaan. Bahkan ada literatur yang mengatakan bahwa leaky gut berkontribusi terhadap autism, Multiple Sclerosis, Fibromyalgia, Obesitas dan Kanker.

Tapi, masalahnya banyak dari kita yang tidak mengetahui bahwa kita punya leaky gut. Karena kita bisa saja merasa sehat sekali tanpa merasakan gejala penyakit sama sekali. Keadaan in berlangsung sangat lambat, tanpa kita merasakan gejala leaky gut, sedangkan perlahan tubuh dan pikiran kita pun mulai terserang. Jika dibiarkan, hal ini akan mengarah ke kondisi yang semakin parah.

Gejala Leaky Gut/Leaky Gut Syndrome

Gejala yang terjadi meliputi:

  • Pada kulit: jerawat, eksim, psoriasis
  • Alergi baru yang sebelumnya belum pernah dialami, sensitif terhadap makanan tertentu, intolerans terhadap banyak jenis makanan
  • Sistim pencernaan: kembung, konstipasi, diareh, IBS (irritable bowel syndrome)
  • Populasi candida yang berlebihan
  • Celiac Disease, Crohn’s Disease, Ulcerative Colitis
  • Penyakit auto imun seperti Hashimoto, rheumatoid arthritis
  • Depresi dan kecemasan berlebihan
  • Ketidakseimbangan hormon termasuk PMS dan kelebihan estrogen
  • Kekurangan nutrisi
  • Migran, brain fog
  • Asma
  • Kelelahan kronis
  • Kesulitan mengurangi berat badan
  • Berat badan bertambah atau berkurang yang tiba-tiba.

Mungkin kamu baru mendengar tentang leaky gut dan mungkin juga setelah membaca artikel ini kamu baru sadar bahwa ada yang tidak beres dengan kesehatan kamu. Jadi harus bagaimana?

Mari kita pelajari dulu apa yang menyebabkan terjadinya leaky gut dan apa yang harus dilakukan untuk mulai memperbaikinya?

Penyebab Utama

  • Makanan Penyebab Radang (Inflammatory Food)

Kesibukan kita sehari-hari membuat kita lebih mudah memesan makanan siap saji yang dipenuhi dengan trans fat dan gula. Makanan yang mengandung karbohidrat, gula dan trans fat ini adalah yang paling berbahaya bagi kesehatan gut kita. Perhatikan sekeliling kita, orang menenteng kantong donat, roti manis, burger, nasi goreng dan hampir setiap hari kita mengkonsumsi makanan seperti ini.

Daftar makanan yang menyebabkan radang pada usus:

  • Jagung
  • Makanan dairy yang tidak organik
  • Kacang Kedelai
  • Gandum
  • Gluten
  • Gula dan Karbohidrat yang diproses
  • Pengawet dan perasa dalam makanan
  • MSG
  • Minyak sayur yang diproses dengan suhu tinggi seperti minyak kelapa sawit, minyak canola.
Sugar

Sebagai gantinya, makanlah makanan yang mengandung lemak omega 3 seperti lemak ikan yang dapat mengurangi radang. Gantilah susu sapi non organic dengan susu almond, susu dari kacang-kacangan kecuali kedelai. Gunakan minyak kelapa organic, ghee untuk memasak.

healthy food
  • Stress Berkepanjangan

Selain makanan yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh, stress juga dapat berpengaruh. Stress berat dapat menyebabkan radang kronis yang melemahkan sistim imun tubuh kita.

Saat sistim imun tubuh kita tidak berfungsi optimal, dengan masuknya benda asing, bakteri, virus, dan lainnya lebih mudah menjajah tubuh kita dan membuat radang di dalamnya yang berakibat leaky gut.

Jadi, stress dan leaky gut saling berhubungan. Keduanya saling terkoneksi. Stress berat dapat melemahkan sistim imun tubuh kita yang menyebabkan leaky gut, sedangkan leaky gut sendiri menyebabkan depresi dan kecemasan berlebih.

Bagaimana cara mengatasi stress kalau begitu banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita? Bayangkan sehari-hari kita harus menghadapi macet, boss galak, kurang tidur, anggota keluarga yang bikin kesel, pekerjaan yang menumpuk.

Stress berlebihan itu seperti racun dalam tubuh kita. Kita harus mencari cara yang sesuai dengan hidup kita masing-masing dalam melepas stress, karena stress dapat berakibat buruk terhadap kesehatan tubuh kita.

Di bawah ini ada beberapa cara mengatasi stress:

Tidur lebih awal. Kalau tidur lebih awal sebelum jam 11 malam, kita memberikan kesempatan untuk liver kita beristirahat dan beregenerasi. Sel dalam liver beregenerasi di saat jam 11 sampai jam 1 dengan syarat kita harus sudah tidur lelap di saat itu.

Matikan perangkat komunikasi seperti handphone dan segala bentuk komunikasi terhadap dunia luar saat sudah berada di rumah atau saat beristirahat.

Jalan kaki di pagi hari selama 20-30 menit untuk menyerap sebanyak mungkin sinar matahari yang merupakan sumber vitamin D. Vitamin D dapat membantu kita lebih positif.

Olahraga yang merilekskan. Yoga, meditasi, dan olahraga dapat membantu mengatasi stress dengan melepas hormone endorphin, hormone anti depresi yang alami dari dalam tubuh.

Pilih teman yang memberikan inspirasi dan energy positif , yang memberikan semangat hidup tinggi, jauhi teman yang sering bercerita negatif.

Selalu bersyukur. Rasa syukur yang tinggi terhadap hal-hal kecil di sekitar kehidupan kita akan membantu memberikan rasa tenang.

Mulailah pupuk kebiasaan baru untuk mendapatkan hidup yang lebih bahagia. Baca artikelnya disini.

  • Kekurangan Bakteri Baik Dalam Tubuh

Probiotics atau disebut juga bakteri baik yang sering tertulis ada di yoghurt sangat penting dan harus hadir dalam tubuh kita untuk menjaga supaya tidak terjadi kebocoran. Bakteri baik ini membantu menguatkan dinding usus sehingga membantu mencegah leaky gut syndrome. Jika tubuh kita kekurangan bakteri baik, dapat menyebabkan tumbuhnya jamur (candida).

Penggunaan obat antibiotic, acid reflux, stress kronis, makanan yang mengandung karbohidrat simple dan gula, salmonella, E. Coli dapat menyebabkan bakteri baik dalam tubuh mati. Seseorang juga bisa terlahir dengan keadaan kurang bakteri baik. Hal ini tergantung dari kondisi pencernaan sang ibu atau jika dilahirkan melalui operasi Caesar.

Bagaimana caranya menjaga keseimbangan bakteri dalam tubuh?

Sering-sering makan makanan/minuman yang sudah difermentasi secara organic:

  • Tempe
  • Natto (ini hanya ada di Jepang)
  • Kimchi
  • Saurkraut
  • Apple Cider Vinegar
  • Yoghurt tanpa pemanis
  • Kefir tanpa pemanis
  • Suplemen probiotic
  • Kelebihan Racun Di Dalam Tubuh
apple cider vinegar

Selama kita masih tinggal di bumi, kita tidak mungkin menghindari racun masuk ke dalam tubuh kita. Tentunya kita dapat mengurangi resikonya dengan memakai barang-barang yang terbuat dari bahan alami, makan makanan organik, tapi kita tetap sulit untuk menghindari polusi udara atau kimia yang ada di air, udara dan sumber makanan kita. Dan saat racun tersebut masuk ke dalam tubuh kita, mereka tentu dapat merusak ekosistim tubuh kita.

Liver dapat membantu membuang racun setiap hari dari tubuh kita. Tapi, kalau kita terus menerus kemasukan racun dari lingkungan ataupun makanan, racun tersebut akan mengendap di dalam tubuh kita dan berakumulasi sehingga merusak dinding pencernaan kita. Ini terjadi karena liver melambat kerjanya, dan secara otomatis sistim pencernaan pun akan melambat dan toxin terakumulasi di dalam perut kita yang berakibat kebocoran pada dinding usus.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengurangi masuknya racun ke dalam tubuh kita:

  • Minum banyak air
  • Memilih makanan organik
  • Kurangi merokok dan konsumsi alcohol
  • Banyak olahraga untuk mengeluarkan toxin dari dalam tubuh melalui keringat

Sebenarnya paling baik dari semua tindakan pencegahan ini adalah langsung menuju sumbernya. Rubah gaya hidup kita, perhatikan makanan yang kita makan untuk membuat tubuh kita terutama gut kita menjadi sehat dan kuat.

Pengalaman Saya Mengatasi Leaky Gut Syndrome

Awalnya saya memang tidak tahu saya mengalami hal ini. Dimulai dari gangguan kesehatan seperti tidak bisa tidur, perut kembung, kulit gatal dan perih di beberapa tempat, penyakit autoimun seperti alopecia aerata, sakit kepala. Semua ini tidak saya alami sekaligus, tapi rutin dan sering. Mengganggu kan?

Saya mulai mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat dan gula. Dua jenis makanan tersebut banyak terdapat pada makanan saya sehari-hari. Kalau mau cepat makan, saya order bakmi, nasi padang, burger. Minum jus buah atau minuman manis lainnya juga sering saya lakukan.

Untuk memperbaiki ekosistim bakteri dalam pencernaan saya, saya mulai membiasakan diri minum larutan Apple Cider Vinegar setiap pagi setelah bangun tidur, dengan perut kosong. Pasti banyak yang bertanya-tanya…apakah ga kena maag? Kan asam!

Untuk lebih jelasnya, saya akan jelaskan di artikel mengenai Apple Cider Vinegar ya.

Yang jelas saya tidak merasa sakit maagnya dan dengan cepat saya memiliki banyak energi, tidak mudah ngantuk, jarang sakit kepala, jarang kembung, masalah kulit juga hilang.

Kebiasaan minum Apple Cider Vinegar ini masih saya lakukan sampai sekarang, total sudah 4 tahun lebih dan maag saya tetap aman.

Kunci sembuhnya Leaky Gut yang saya alami adalah mengubah makanan yang saya konsumsi dan gaya hidup saya. Selain karbohidrat dan gula, saya juga stop makan kedelai, kacang kedelai dan produk turunannya, dan alkohol. Dengan cepat, masalah kesehatan yang saya alami sebelumnya mulai berkurang dan hilang. Tidur pun lebih nyenyak.

Saya juga menkonsumsi Nutritional Yeast, L-Glutamine, Choline, Cod Liver Oil untuk suplemen kesehatan pelengkap. Sebelum mengerti tentang Leaky Gut ini, saya minum sembarang vitamin yang asal saya pilih seperti vitamin A, C, D. Dan itu pun kadang karena anjuran sales di mal yang sedang menawarkan barang dagangannya.

Banyak manfaat yang saya peroleh dengan memperbaiki makanan saya dan gaya hidup saya.

  • Perut kembali rata seperti waktu muda dulu. Cihuy!
  • Jerawat tidak lagi muncul saat mau mens.
  • Mens jadi teratur.
  • Kulit wajah dan seluruh tubuh jadi halus dan kinclong
  • Jarang sakit kepala
  • Perut tidak pernah kembung lagi
  • Berat badan kembali normal
  • Penampilan lebih segar

Buat kamu yang merasakan gejala Leaky Gut Syndrome ini, jangan ragu untuk merubah kebiasaan makan dan gaya hidup kamu. Kecuali kamu ingin mempertahankan semua gejala itu ya.

Yang mau share pengalaman tentang gejala leaky gut atau ingin bertanya, silahkan komentar ya. 🙂

shares