Bagaimana Cara Mengurangi Hormon Cortisol Yang Menghambat Penurunan Berat Badan?

 

Pernahkah kamu kecewa melihat jarum timbangan yang tidak bergeser ke kiri malah ke kanan terus, padahal kamu sudah olahraga mati-matian, dan diet ketat sampai hampir-hampir tidak makan sama sekali? Kalau segala cara sudah ditempuh, tapi kok berat tidak kunjung turun juga, cobalah perhatikan hidup kamu. Apakah hidupmu penuh dengan stress? Tahukah kamu bahwa stress sangat berpengaruh terhadap penurunan berat badan?

STRESS

Sehari-hari pasti banyak dari kita semua ini yang harus mengurus anak-anak setiap hari, menghadapi kemacetan di jalan, pekerjaan yang menumpuk, urusan rumah tangga yang berjibun, dan banyak hal lainnya yang menimbulkan stress.

Di bagian belakang pinggang kita, ada sepasang kelenjar bernama adrenal yang menghasilkan hormon cortisol. Hormon cortisol ini adalah hormon stress.

Hormon Cortisol ini berfungsi dalam membantu tubuh kita dalam mengendalikan stress. Hormon ini yang membantu tubuh kita menahan lemak tubuh dan menjadikan sistim pencernaan menjadi lebih lambat, karena ingin menyimpannya untuk bahan energi tubuh kalau-kalau tubuh membutuhkan energi lagi nanti. Di bagian mana hormon cortisol ini menyimpan lemak tubuh untuk pertahanan terhadap stress? Di bagian pinggang!!! OMG!!!

fat belly

Stress yang terjadi terus menerus setiap hari membuat tubuh kita masuk ke dalam survival mode. Bahkan setelah penyebab stress sudah tidak ada pun, hormon ini tetap bekerja 24 jam, jadi perlu waktu untuk membuatnya turun atau normal kembali.

Tubuh kita tidak bisa membedakan penyebab stress yang kadang hanya karena urusan kecil ataupun penyebab stress yang memang dari urusan yang pelik. Kalau sudah ada penyebabnya, ya tubuh akan menjadi STRESS. Jadi tubuh kita akan selalu ada dalam survival mode.

Kalau Kamu Kurang Tidur, Lingkar Pinggangmu Akan Bertambah.

Kurangnya waktu tidur juga merupakan faktor penyebab berat badan naik, dan terutama bagi para wanita, beratnya berkumpul di bagian pinggang.

Bahkan ada riset yang menyatakan bahwa orang yang tidur 6 jam dalam sehari bertambah berat badannya sebanyak 22% di bagian perut daripada orang yang tidur nyenyak selama 8 jam.

Coba cek bagian perutmu, mungkin kamu perlu tidur lebih lama.

Insomnia selain membuat orang susah turun berat badan, juga tidak baik untuk sistim pencernaan tubuh kita. Tubuh kita menmproses makanan yang masuk pada saat kita tidur.

Jadi kalau kita kurang tidur, maka semakin sedikit waktu yang ada untuk sistim pencernaan kita bisa mengambil gizi dari makanan yang masuk.

Stress ~ Sugar Cravings

Saat stress, tubuh kita jadi kepingin makanan yang menenangkan karena kita merasakan kecemasan saat stress. Sehingga kita memilih makanan yang salah, yang tidak baik.

Dan banyak orang yang sering mengatakan saat stress jadi makan lebih banyak.

Makanan lemak tinggi dan gula tinggi memberikan sinyal tenang ke otak untuk sementara waktu. Dan ini hanya berlangsung sesaat, supaya perasaan tenang itu muncul kembali, kamu harus makan makanan yang manis dan berkarbohidrat tinggi lagi dan lagi.

Sudah bisa melihat hubungan antara stress dan penurunan berat badan yang gagal terus?

Jadi harus bagaimana dong??!!

Ikuti beberapa tips di bawah ini untuk menghilangkan stress dan biarkan jarum timbangan bergeser ke kiri sedikit.

1. Say No To These Food

Hindari makanan yang mengandung banyak  karbohidrat, gula, diproses, dikemas untuk disimpan dalam waktu yang lama, junk food, makanan yang mengandung gula yang tersembunyi seperti pasta, bakmi, roti, dan sejenisnya.

Ganti makananmu dengan banyak sayuran yang berwarna hijau gelap, berserat tinggi, mengandung sedikit gula. Boleh mengkonsumsi buah-buahan pada pagi hari atau siang hari di saat kamu masih banyak melakukan aktivitas. Jangan mengkonsumsi buah-buahan manis di saat tubuh sudah sedikit beraktivitas atau di malam hari.

Buah-buahan yang aman dikonsumsi karena mengandung sedikit gula adalah blueberry, strawberry.

Sayuran dengan daun warna hijau gelap seperti brokoli, kale, pakchoy, bayam, brokoli mengandung banyak potassium, folic acid, vitamin B, vitamin A dapat membantu menurunkan cortisol.

healthy food makanan sehat

2. Belajar Menenangkan Diri

Ada beberapa tips untuk menenangkan diri di saat stress sedang tinggi-tingginya.

  • Tarik napas dalam-dalam, rilekskan otot-otot dari ujung kepala ke ujung kaki.
  • Jalan kaki di pagi hari
  • Tertawalah, bercanda dengan teman atau nonton film lucu
  • Keluar dari rumah dan berinteraksi dengan alam

3. Mindfulness

Mindfulness adalah peningkatan kesadaran diri terhadap apa yang sedang dikerjakan pada saat itu. Kalau sering dipraktekkan, ini bisa membantu kita terhindar dari sering lupa menaruh kunci, lebih sadar akan sekeliling kita, melatih ingatan kita menjadi lebih tajam, dan lainnya.

Mindfulness

 

Mindfulness ini seperti praktek meditasi yang dilakukan seharian kita beraktifitas. Sehingga kita selalu sadar akan apa yang kita lakukan pada saat kita itu juga.

4. Yoga

Yoga selain dapat membantu merilekskan otot-otot sehingga lentur, juga dapat menenangkan pikiran, dan membantu menurunkan berat badan.

yoga

 

5. Earthing

Earthing adalah mengembalikan tubuh kita ke alam dengan berjalan kaki tanpa alas kaki, membiarkan kaki kita menyentuh rumput, tanah, pasir, dan kembali berkoneksi dengan alam. Dengan bersentuhan dengan alam, alam membantu menetralkan radikal bebas di dalam tubuh kita.

Bahkan sudah ada studi yang membuktikan bahwa hormon cortisol menjadi lebih seimbang setelah melakukan earthing paling tidak sekali dalam sehari.

Earthing

 

Berenang di alam bebas seperti sungai, danau, laut, bahkan dapat membuat tubuh menjadi lebih segar dengan meningkatnya hormon serotonin yang mengurangi depresi, oksigen yang masuk lebih banyak, dan berkurangnya radikal bebas.

 

Buat kamu yang ingin mulai menurunkan berat badan, mengurangi stress atau ingin memberikan informasi untuk teman yang membutuhkan, silahkan komen di bawah atau bagikan artikel ini.

Healthy life, healthy you!